Mau Kerja Seperti Ini?

Kantor yang nyaman bukan semata-mata gaji yang tinggi. Melainkan juga lingkungan kerja yang nyaman, rekan kerja yang kooperatif, tak ada jarak dengan bos, waktu kerja yang tidak tergantung office hours, dan apa lagi?
 
Tambahkan sendiri ke dalam daftar impianmu, yang jelas beberapa perusahaan ini telah  menempatkan arti "bekerja" pada koridor yang sesuai sehingga perusahaan dan karyawan sama-sama menikmati keuntungan.

 Kantor apa saja yang ada dalam daftar?
Google
 
Bekerja di Google tampaknya jadi impian banyak orang. Tempat kerjanya benar-benar enak, banyak makanan gratis, bisa bersantai dan bermain. Pokoknya sisi kreatifitas pegawainya yang paling utama. Tak heran, bbc.co.uk menulis artikel kusus tentang kantor google. Dalam artikel tersebut, ditulis bahwa kantor google itu benar-benar "wacky office".
 








Foto-foto diambil dari kantor google di Zurich

 
Facebook
 
Sudah nonton film "Social Network", kan? Jadi tahu seperti apa isi otak Mark Zuckerberg. Nah, seperti itulah impian "kerja nyaman" si pendiri facebook.
 
Menurut hasil penelitian businessinsider, berikut daftar kenyamanan kerja di facebook:
 
1. Opsi saham.
2. Jam kerja fleksibel, bisa bekerja dari rumah.
3. Banyak makanan.
4. Tak ada bilik kerja, jadi bisa kerja dan sosialisasi dengan siapa saja.
5. Kesempatan besar untuk meraih apa yang kamu impikan.
6. Budaya yang terbuka terhadap berbagai ide.
 





Akhirnya, kesimpulan Alaska Miller dan Nicholas Carson, yang menulis artikel tersebut adalah,   "Manfaat yang paling berharga untuk bekerja di facebook adalah kemampuan untuk mengatur jam kerja sendiri, kebebasan untuk bekerja dari rumah ketika Anda inginkan dan sebanyak yang Anda ingin, dan semua ini dengan sedikit atau tidak ada gangguan dari manajemen."
  
Yahoo

Yahoo memiliki banyak kantor cabang di berbagai negara. Untuk workspace environment yang paling asik, kita ambil contoh kantor yahoo di Barcelona.

Bukan apa-apa, kantor yahoo sebenarnya belum bisa dibilang "mampu bersaing" dengan milik google atau facebook. Kantor yahoo masih terlalu "clean". Namun, untuk yang di Barcelona ini sudah lumayan seru, sih.









 
Kaskus
 
Tanpa banyak komentar, ini jawara kantor masa depan di Indonesia. Mungkin, seharusnya kaum konvensional harus mulai berkaca pada kreatifitas anak-anak muda negeri ini. 

Sepertinya kaskuser sekarang bisa bilang begini, "Bos, percaya deh, mau mencari keuntungan bukan berarti harus kerja rodi, kan? Jangan warisi terus sisi feodal para penjajah, dong."

Google Earth Mempertemukan Ibu-Anak Setelah 25 Tahun

Di tahun 1986, Saroo Brierley (saat itu berumur 5 tahun) ikut kakak laki-lakinya naik kereta. Karena kelelahan, Saroo tertidur selama 14 jam. Saat bangun, ia kaget sudah terdampar di sebuah kota besar (Calcutta) sementara sang kakak tak kelihatan ada di sampingnya.

Terdampar di kota besar yang asing, bocah sekecil ini jadi gelandangan. Ia tak mungkin kembali ke rumah, maklum usianya masih sangat kecil.
Untunglah Saroo dipungut oleh petugas dari rumah yatim piatu. Kabar tentang kakaknya sudah tak jelas, hingga belakangan baru mengetahui sang kakak diketemukan mati di atas rel oleh petugas beberapa bulan setelah terpisah. Jalan hidup Saroo berubah ketika sebuah keluarga mengadopsi dan membawanya ke Australia.

Hidup bersama ayah dan ibu baru, jauh meninggalkan negeri kelahiran, tak menghapus ingatan Saroo akan ibunya tercinta.

Setelah dewasa, Saroo mencoba mencari jejak keluarganya yang hilang dengan bantuan aplikasi Google Earth. Ia menghitung perkiraan jarak tempuh kereta dengan lama waktu tertidur.

Yang masih diingat hanya satu hal. "Saya mencari air terjun tempat saya dulu kecil biasa bermain," ucapnya kepada BBC.
Akhirnya, setelah yakin dengan hitungan kira-kiranya, Saroo terbang ke Khandwa. Ia merasa desa ini adalah kampung halamannya. Dengan bantuan penduduk lokal di desa tersebut, ia akhirnya dipertemukan kembali dengan ibunya - yang untungnya masih hidup.

Betapa mengharukan, setelah berpisah selama 25 tahun, akhirnya anak dan ibu ini kembali bertemu.

12 Foto Hewan yang Lucu

Memotret aktivitas hewan selalu menarik, bahkan bila jepretan tersebut pada momen yang tepat akan menghasilkan gambar yang bercerita.Seperti misalnya foto-foto berikut, semoga bisa menyegarkan hari kamu yang penat dengan berbagai tugas harian.


1.  Aaaaah... pesawat sekecil itu sih bisa dikejar!





2. Burung pun bisa "nyate". Hap, tiga nyawa sekali tangkap.



3. Eits, mau ke mana? Urus dulu nih anak lapar. Dasar suami bandel, maunya main terus.



4. Horeeee.... akhirnya aku diajak terbang



5. Wah, sekali jilat langsung sekujur tubuh, dong.



6. Pilih mana, ya? Kenari enak, tapi baru aja nemu lensa tele, nih. 



7. Tenang, tenang... demonya nggak usah anarkis. [gaya tupai kalau lagi orasi]



8. Jiaaah, pas banget di mulut hiu :(



9. Tos dulu, laaaah...




10. Mak, aku bisa terbang...



11. Demi makanan, bela-belain nih jalan di atas air.



12. Waks, banyak banget beruangnya. Ayo siapa dapat?




Kisah Sukses Honda karena Pantang Menyerah

Fisik yang lemah, tidak tampan, dari keluarga miskin, gagal menjadi Insinyur, namun kerajaan bisnis Honda lahir berkat usaha yang pantang menyerah.
 
Di dunia otomotif, merk Honda sudah jadi brand yang populer di seluas dunia. Kerajaan bisnis Honda yang dibangun Soichiro Honda sesungguhnya berawal dari mimpi dan usaha yang pantang menyerah.
 
Hingga lahirnya imperium bisnis mendunia itu, Honda bahkan tidak pernah bisa menyandang gelar insinyur. Ia juga bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.
 
''Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,'' tutur Soichiro, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengidap lever.

 
Cinta otomotif sejak kecil
 
Kecintaannya kepada mesin, jelas diwarisi dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah.
 
Kala sering bermain di bengkel, ayahnya selalu memberi catut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906 ini dapat berdiam diri berjam-jam. Tak seperti kawan sebayanya kala itu yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain penuh suka cita.
 
Dia memang menunjukan keunikan sejak awal. Seperti misalnya kegiatan nekad yang dipilihnya pada usia 8 tahun, dengan bersepeda sejauh 10 mil. Itu dilakukan hanya karena ingin menyaksikan pesawat terbang.
 
Bersepeda memang menjadi salah satu hobinya kala kanak-kanak. Dan buahnya, ketika 12 tahun, Soichiro Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.
 
Sampai saat itu, dibenaknya belum muncul impian menjadi usahawan otomotif. Karena dia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya selalu rendah diri.
 
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke kota, untuk bekerja di Hart Shokai Company. Bossnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.
 
Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, Saka Kibara mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.
 
Di Hamamatsu prestasi kerjanya kian membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali.
 
Karena itu, jam kerjanya tak jarang hingga larut malam, dan terkadang sampai subuh. Yang menarik, walau terus kerja lembur otak jeniusnya tetap kreatif.
 
Kejeniusannya membuahkan fenomena. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik untuk kepentingan meredam goncangan. Menyadari ini, Soichiro punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luar biasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.
 
Pada usia 30 tahun, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji. Lalu Honda pun ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri.
 
Mulai saat itu dia berpikir, spesialis apa yang dipilih ? Otaknya tertuju kepada pembuatan ring piston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada 1938. Lalu, ditawarkannya karya itu ke sejumlah pabrikan otomotif.
 
Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring Piston buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual.
 
Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu dan menyesalkan dirinya keluar dari bengkel milik Saka Kibara. Akibat kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius.
 
Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal ring pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin.
 
Siang hari, setelah pulang kuliah, dia langsung ke bengkel mempraktekkan pengetahuan yang baru diperoleh.
 
Tetapi, setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
 
''Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,'' ujar Honda, yang diusia mudanya gandrung balap mobil.
 
Kepada rektornya, ia jelaskan kuliahnya bukan mencari ijazah, melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Tapi dikeluarkan dari perguruan tinggi bukan akhir segalanya. Berkat kerja kerasnya, desain ring pinston-nya diterima pihak Toyota yang langsung memberikan kontrak. Ini membawa Honda berniat mendirikan pabrik.
 
Impiannya untuk mendirikan pabrik mesinpun serasa kian dekat di pelupuk mata. Tetapi malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana kepada masyarakat.
 
Bukan Honda kalau menghadapi kegagalan lalu menyerah pasrah. Dia lalu nekad mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Namun lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar, bahkan hingga dua kali kejadian itu menimpanya.
 
Honda tidak pernah patah semangat. Dia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, untuk digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik.
 
Penderitaan sepertinya belum akan selesai. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik ring pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
 
Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya akibat krisis moneter itu. Padahal dia ingin menjual mobil itu untuk membeli makanan bagi keluarganya.

 
Akhirnya meraih sukses
 
Dalam keadaan terdesak, ia lalu kembali bermain-main dengan sepeda pancalnya. Karena memang nafasnya selalu berbau rekayasa mesin, dia pun memasang motor kecil pada sepeda itu.
 
Siapa sangka, sepeda motor-- cikal bakal lahirnya mobil Honda -- itu diminati oleh para tetangga. Jadilah dia memproduksi sepeda bermotor itu. Para tetangga dan kerabatnya berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.
 
Honda pun kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobilnya, menjadi raja jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Parah, Internet di Indonesia Terlambat Sedunia

Sering membuka situs, menonton video, atau membuka laman pencarian terasa lambat? Tak usah heran, memang koneksi di Indonesia paling parah bin lambat.
Negara berpenduduk terbesar keempat dunia dengan penduduk lebih dari 237 juta jiwa ini rata-rata kecepatan membuka halaman web 20,3 detik.

 Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan Google terhadap kecepatan web pada komputer desktop dan perangkat mobil di 50 negara koneksi internet tercepat, awal April ini, Indonesia adalah negara paling dengan kecepatan internet paling lambat jika mengakses lewat desktop. Filipina berada di atas Indonesia satu tingkat, dengan kecepatan 15,4 detik.

Apabila ingin mendapatkan kecepatan tinggi akses internet dengan desktop komputer, Anda bisa pergi ke Republik Slowakia. Di negara itu, hanya membutuhkan rata-rata 3,3 detik untuk membuka halaman web melalui desktop atau enam kali lebih cepat dibandingkan di Indonesia.

Jika menggunakan perangkat mobil, Indonesia tidak tergolong paling lambat. Rata-rata membutuhkan 12,9 detik untuk membuka halaman web lewat perangkat mobil di Indonesia. Negara dengan akses internet paling lambat melalui perangkat mobil adalah Uni Emirat Arab: 26,7 detik.
Negara yang memiliki kecepatan internet paling tinggi dengan menggunakan perangkat mobil adalah Korea Selatan, yaitu rata-rata 4,8 detik atau lebih dari dua kali kecepatan membuka di Indonesia.

Meskipun, Korea Selatan tercepat untuk akses internet dengan mobil tetapi untuk penggunaan desktop komputer masih di bawah Slovakia. Di Korea Selatan kecepatan membuka dengan komputer rata-rata 3,5 detik.

Sepuluh Negara dengan Internet Tercepat di Desktop Komputer (dalam detik)

Republik Slowakia (3,3)
Korea Selatan (3,5)
Republik Cek (3,7)
Belanda (3,9)
Jepang (4)
Denmark (4,3)
Swiss (4,3)
Swedia (4,5)
Belgia (4.6)
Norwegia (4,8)

Sepuluh Negara dengan Internet Terlambat di Desktop Komputer (dalam detik)

Cile (10)
Kolombia (10,2)
Peru (11,7)
Brasil (11,8)
Argentina (12,8)
Malaysia (14,3)
Venezuela (14,9)
India (15,1)
Filipina (15,4)
Indonesia (20,3)

Sepuluh Negara dengan Internet Tercepat di Perangkat Mobile (dalam detik)

Korea Selatan (4,8)
Denmark (5,2)
Hong Kong (5,9)
Norwegia (6)
Swedia (6,1)
Estonia (6,2)
Republik Cek (6,3)
Jepang (6,4)
Rumania (7,5)
Republik Slowakia (7,6)

Sepuluh Negara dengan Internet Terlambat di Perangkat Mobile (dalam detik)

Malaysia (12,7)
Indonesia (12,9)
Singapura (12,9)
Meksiko (14,1)
Brasil (15,8)
Argentina (16,3)
India (16,4)
Thailand (17,4)
Arab Saudi (21,2)
Uni Emirat Arab (26,7)

Riwayat Toilet - Dulu Tinja Dilempar dari Jendela!

Sekitar tahun 3000-1500 SM di ibukota Hindustan, Mohenjodaro, dibuat saluran air dan kloset yang mempunyai saluran pembuangan. Akan tetapi, bersamaan dengan hancurnya peradaban Hindustan, kloset itu pun ikut menghilang karena tidak bisa bertahan sampai zaman berikutnya. 
 
Waktu pun berlalu…

 
Pada tahun 1371 di London, Inggris, dibuat UU (Undang-Undang) yang berbunyi “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda sebesar empat shilling”. Walaupun begitu, tetap saja ada orang yang diam-diam membuang tinja. Ternyata bukan hanya seorang, tapi semua orang membuang tinja tanpa peduli dengan peraturan yang sudah ada. Jadi, kalau sedang berjalan santai di kota London, jangan kaget kalau tiba-tiba ada tinja yang jatuh dari langit.
 
Maklum, London merupakan ibukota besar. Sejak dulu, orang berbondong-bondong datang ke London untuk mencari pekerjaan. Akibatnya, tak ada lagi lahan untuk tempat tinggal. Untuk mengatasinya, dibangunlah gedung-gedung tinggi di kota London (rumah susun).
 
Pada waktu itu, kloset dengan saluran pembuangan air belum ada. Jadi, orang-orang London menggunakan “close stool” (pispot dengan tempat duduk). Tinja ditampung dalam pispot, kemudian orang-orang harus membawa pispot tersebut keluar gedung untuk membuang tinja ke parit atau ke tempat-tempat lain yang diinginkan.
 
Banyak penghuni gedung rumah susun yang tinggal di lantai atas mengeluh, karena tiap hari mereka harus keluar gedung, naik turun tangga untuk membuang isi pispot. Terkadang isi pispot dirasa terlalu berat, kadang-kadang ada yang tak sengaja menjatuhkan isi pispot di tangga atau lantai gedung. Karena bosan dan repot, akhirnya mereka membuang isi pispot lewat jendela. Walaupun sudah dibuat peraturannya, cara macam ini tetap tidak berubah.
 
Kemudian tinja-tinja yang tersebar di luar gedung dan di berbagai ruas jalan di kota London, dibiarkan begitu. Penghuni kota London mengandalkan petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah setiap tiga minggu. Hingga tiba-tiba penyakit pes yang mengerikan mewabah di London dan menewaskan banyak orang. Walaupun begitu, tetap tak ada perubahan. Tak terpikir di benak mereka kalau penyebab utamanya adalah lingkungan yang kotor.

Dua ratus tahun berlalu sejak UU pembuangan tinja dibuat, tapi kota London tetap dipenuhi sampah, tinja dan bau tak sedap. Hingga akhirnya pada tahun 1596, Sir John Harington menemukan kloset bilas. Tapi Ia hanya membuat dua kloset bilas (satu terpasang di rumahnya, satunya lagi di kediaman Ratu Elizabeth 1). Namun kloset beliau masih menggunakan bejana untuk menampung tinja, sehingga bau tak sedap masih jadi masalah.
 
Meskipun demikian, kloset Harington merupakan kloset bilas modern pertama di dunia. Kemudian Cummings memperbaiki temuan Harington. Cummings menemukan kloset bilas yang tidak bau “valve closet”.  Kloset ini menggunakan air sebagai penghalang supaya bau tidak menyebar.
 
Ironisnya, saluran pembuangan air pada kloset bilas Cummings digunakan rakyat London untuk membuang sampah sehingga saluran itu tersumbat. Lalu terjadilah peristiwa menakutkan. Kota London diserang wabah kolera sampai tiga kali (tahun 1849 menewaskan 14,000 jiwa, tahun 1854 menewaskan 10,000 jiwa dan 1866 memakan korban 5,000 jiwa). Lingkungan yang kotor menjadi salah satu penyebab utamanya.
 
Dengan terjadinya wabah kolera ini, penghuni kota menyadari pentingnya fungsi saluran air bawah tanah. Setelah memeriksa saluran-saluran air bawah tanah, para petugas kebersihan menemukan kerusakan di sana-sini dan tumpukan-tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Maka diputuskan untuk segera memperbaiki dan membuat saluran-saluran air bawah tanah yang baru. Tahun 1865, saluran-saluran air bawah London baru mulai berfungsi lagi.
 
Menjelang tahun 1870, kloset bilas makin berkembang berkat saluran air bawah tanah yang dibangun dengan kokoh. Lalu tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut “wash-down” seperti yang ada sekarang. Akhirnya, kloset bilas yang dulu pernah ada di zaman Hindustan dan menghilang, kini telah kembali

Kenapa Tanpa Sadar Orang Sering Bersenandung?

Saat di jalan, dalam kendaraan atau sedang bekerja orang kadang tak sadar sedang menyanyikan sebuah lagu. Kenapa sebuah lagu bisa terekam di kepala dan dinyanyikan tanpa disadari?

Para ahli menuturkan kondisi ini disebut dengan earworms (atau ohrwurms dalam bahasa Jerman). Kondisi ini bukan berarti ada parasit yang masuk ke dalam telinga.


Foto: pinoygigs

Tapi karena lagu tersebut telah terjebak di kepala seseorang sehingga menyebabkan 'cognitive itch' atau 'brain itch', yaitu suatu kebutuhan untuk mengisi celah di dalam otak oleh irama lagu.

Dikutip dari Howstuffworks, ketika seseorang mendengarkan lagu, maka akan memicu bagian dari otak yang disebut dengan auditory cortex (korteks pendengaran).

Peneliti dari Dartmouth University menemukan bahwa ketika seseorang mendengarkan sebuah lagu, maka secara otomatis korteks pendengaran akan terisi dengan lagu tersebut. Dengan kata lain otak akan terus menyanyi hingga lagu tersebut berakhir.

Semakin sering lagu tersebut di dengar, maka lagu ini akan berulang-ulang di putar di dalam pikiran seseorang. Nantinya lagu ini akan terjebak di dalam kepala seseorang, sehingga tanpa disadari seseorang akan menyanyikan lagu tersebut.

Semakin orang berusaha untuk tidak memikirkan lagu tersebut, maka akan semakin sulit lagu tersebut dikeluarkan dari kepala. Contohnya seseorang tiba-tiba sadar, 'Kok nyanyi lagu ini sih, nggak mau ah'. Tapi semakin tidak ingin menyanyikan lagu itu semakin sulit lagu itu keluar dari otak.

Beberapa ahli lainnya menuturkan bahwa earworms adalah salah satu cara untuk menjaga agar otak tetap sibuk. Kondisi ini juga dikenal dengan nama 'repetunitis' hingga 'melodymania'.

James Kellaris dari University of Cincinnati College yang pernah melakukan penelitian tentang earworms dan brain itch menuturkan bahwa kaum perempuan, musisi, orang yang memiliki gangguan saraf serta orang yang lelah dan stres adalah kelompok yang paling rentan terkena earworms.

Pada umumnya lagu dengan melodi yang sederhana, ceria, menarik atau berulang cenderung lebih mudah terjebak di dalam kepala seseorang. Sekitar 74 persen seseorang terjebak oleh sebuah lirik lagu, sekitar 15 persen terjebak oleh jingle iklan dan 11 persen terjebak oleh lagu-lagu instrumen.

Sebagian besar earworms bisa hilang dengan sendirinya, tapi jika lagu tersebut sudah sangat mengganggu pikiran seseorang ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk menghilangkannya dari dalam kepala, yaitu:
  1. Cobalah untuk menyanyikan lagu atau memainkan melodi lain dengan menggunakan instrumen.
  2. Beralihlah ke aktivitas lain yang bisa membuat seseorang menjadi sibuk, sehingga pikirannya tidak tertuju pada sebuah lagu.
  3. Usahakan untuk mendengarkan beberapa jenis lagu.
  4. Cobalah untuk menyalakan radio sehingga seseorang tidak hanya mendengarkan satu lagu yang sama secara terus menerus.

Bunga-Bunga Penuh Racun

Setelah membahas bunga-bunga langka di dunia, kini giliran kita lihat kumpulan bunga mengandung zat yang bila disalahgunakan sangat membahayakan bagi tubuh. 

1. Opium


Opium sebenarnya dipakai dalam dunia farmasi, namun lebih sering disalahgunakan sebagai bunga penghasil narkotika, karena mempunyai efek halusinogen yang dahsyat.
Cara pengolahan menjadi narkotika, yakni dengan cara menyayat buahnya hingga mengeluarkan getah putih yang lengket. Setelah kering, getah tersebut akan berubah warna menjadi kecoklatan. Kandungan getah tersebut berisi campuran narkotika alami alkaloid, termasuk morfin dan kodein. Morfin adalah acetylated yang berguna untuk menghasilkan diacetylmorphine (atau lebih dikenal sebagai heroin).
Opium adalah jenis narkotika yang paling berbahaya. Kandungan ini dikonsumsi dengan cara ditelan langsung atau diminum bersama teh, kopi atau dihisap bersama rokok atau sheesha (rokok ala Timur Tengah). 


2. Daphne 


Bunga Daphne juga dikenal dengan nama Lady Laurel atau tanaman surga. Seluruh bagian dari bunga ini beracun tapi bagian yang paling beracun terpusat pada getah dan buahnya. Daphne mengandung mezerine dan daphnin, yang merupakan racun kuat dan dapat menyebabkan sakit perut parah, sakit kepala, diarhea, dan kegilaan. Jika buah bunga daphne di konsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan koma bahkan kematian.

3. Lilly of the valley 

Lilly of the valley terlihat sangat cantik dan tampak tidak berbahaya tapi jangan tertipu dengan penampilannya. Bunga ini mirip seperti daphne yang sangat beracun. 
Walaupun hanya mengkonsumsi satu atau dua takaran dari bunganya yang berbentuk lonceng ini tidak akan berakibat fatal, namun apabila dimakan dalam jumlah cukup banyak dapat menyebabkan rasa sakit di mulut, muntah-muntah, keram di seluruh tubuh, dan diare. Racun di bunga ini juga dapat menyebabkan disfungsi jantung dan detak jantung melemah.


4. ACONITUM


Beberapa spesies Acotinum digunakan sebagai racun pada anak panah. Suku Minaro di Ladakh menggunakan Acotinum napellus untuk memburu kambing hutan jantan. Sedangkan di Jepang, suku Ainus menggunakannya untuk memburu beruang. Orang Cina juga menggunakannya untuk berburu dan perang. Jika tersentuh ujungnya akan mengakibatkan keadaan mati rasa dan perih.


5. Atrope Bella Donna 

Dikenal sebagai salah satu tumbuhan paling beracun di West Hemisphere, Belladona mengandung tropane alkoids yang berpotensi untuk membahayakan. Seluruh bagian tanaman ini berbahaya, tapi bagian paling berbahaya adalah pada buahnya yang sepertinya enak dimakan. 
Gejala yang akan terjadi dari racun bunga ini adalah pupil mata membesar, penglihatan menjadi kabur, sakit kepala, berhalusinasi dan kegilaan. Atropine adalah racun yang terkandung di dalam bunga ini yang dapat mengganggu sistem saraf dan menyebabkan gangguan pernapasan, sering berkeringat dan melehmahnya detak jantung.


6. Conium 


Bunga beracun ini milik keluarga Apiaceae dan dapat ditemukan di Eropa dan bagian selatan Afrika. Salah satu spesiesnya adalah Conium maculatum yang juga disebut poison hemlock. Bunga ini berasal dari Eropa, Asia Barat dan Afrika utara. 
Bunga ini mengandung banyak alkaloid yang bisa sangat mematikan bagi manusia dan ternak. Salah satu contohnya adalah coniine dan sangat mirip dengan nikotin, dapat mengganggu cara kerja sistem saraf pusat. Apa yang biasanya akan terjadi dari keracunan conium adalah kelumpuhan otot dan sistem pernafasan sehingga jantung dan otak tidak mendapatkan cukup oksigen.


7. Nerium Oleander 


Oleander dikenal sebagai salah satu tanaman yang paling beracun di bumi, sering digunakan untuk bunuh diri di India Selatan. Berbagai macam racun terkandung di seluruh bagian tanaman ini, seperti Oleandrin dan neriine, yang menyebabkan gangguan sistem saraf, gangguan pencernaan, dan sistem kerja peredaran darah. 
Parahnya, semua gejala itu akan terjadi secara bersamaan. Korban akan mengalami gejala kehilangan kesadaran, tubuh bergetar, rasa sakit yang amat sangat, koma, hingga kematian. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit dan kebutaan pada mata.

8. Datura 


Bunga Datura bentuknya mirip kecubung, mengandung alkaloid yang cukup mematikan. Mereka telah digunakan selama ratusan tahun sebagai racun halusinogen. Di beberapa tempat di Eropa dan Inda, Datura digunakan untuk melakukan pembunuhan dan bunuh diri.


9. Angel's Trumpet 


Jangan terkecoh dengan namanya yang indah, tanaman ini mengandung racun yang mematikan bagi manusia maupun hewan. Bunga ini dapat memberikan efek halusinogen yang amat kuat karena mengandung zat tropane alkaloids.

10. Autumn Crocus 


Autumn Crocus merupakan salah satu tumbuhan paling beracun di dunia. Bunga ini mengandung colchicine yang merupakan obat mematikan yang biasa digunakan untuk perawatan encok. Racun yang terkandung di dalam bunga ini sejenis dengan arsenik yang tidak ada obat penyembuhnya. Bila keracunan tanaman ini, dapat menyebabkan hilangnya tekanan darah dan penyakit jantung.