Secanggih Apa Mobil di Tahun 2020?

Teknologi seperti apa yang akan diterapkan pada mobil 8 tahun mendatang? Dari laman Matadornetwork.com yang bekerjasama dengan Intel, inilah dia konsep mobil masa depan yang sedang dikembangkan oleh beberapa produsen ternama.
courtesy of GEElab
1. Wifi
Mobil masa depan akan memiliki Wifi dalam mobil. Ford dan Toyota sedang mengembangkan ke arah ini (Toyota bekerjasama dengan Intel). Nantinya, sistem ini akan menghubungkan kita dengan jaringan di rumah, dan bisa mentransfer semua informasi dari laptop atau komputer pada mobil kita.


2. Voice Recognition
courtesy of GEElab
Voice Recognition atau sistem pengenal suara layaknya Siri pada iPhone atau Robin yang sedang dikembangkan Google untuk Android. Dengan teknologi ini maka saat menyetir kita tidak akan direpotkan saat harus menelepon atau mengirim sms, bahkan melakukan aktifitas di internet. Semua bisa dilakukan hanya dengan perintah suara yang sederhana.


3. Digital Dashboard
Tampaknya Digital Dashboard merupakan perangkat wajib yang harus ada pada mobil masa depan.

Bila saat ini kita masih harus sibuk menggunakan perangkat GPS untuk mencari alamat, atau mencari lokasi hotel, lokasi pom bensin terdekat, maka di masa depan semua dapat dilakukan oleh dashboard digital.

Dashboard ini tak ubahnya seperti iPad raksasa. Toyota menyebutnya HMI (Human-Machine Interface), sistem mereka sudah bekerja di dalam kemitraan dengan Intel dan Microsoft.


4. Holographic displays
 courtesy of GEElab

Sistem ini sedang dikembangkan oleh GEElab (Games and Experimental Entertainment Laboratory), sebuah institusi yang saat ini memiliki proyek “Enjoyable Interactions in the Rear Seat.” Sistem ini akan tampil secara hologram bagi penumpang yang duduk di kursi belakang.

5. Car-to-car communication
courtesy of Car2Car

Dengan sistem ini maka setiap mobil akan berkomunikasi sebagai peringatan untuk menghindari kecelakaan. Fungsi lainnya adalah berbagi data dengan mobil lain sehingga kita bisa mencari rute alternatif agar tidak kena macet.


6. Car-to-X communication
Salah satu proyek penelitian yang ada sekarang adalah PROTON-Plata (programmable telematics onboard radio -  program telematika pesawat radio), yang dikembangkan oleh DEUFRAKOProyek ini mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh berbagai standar digital dan frekuensi radio yang sedang digunakan dalam penyiaran digital dan telekomunikasi seluler.
Sistem ini mencakup sebuah transponder radio sehingga bisa memberitahu pengemudi ketika ada orang atau obyek lain di  persimpangan jalan agar menghindari kecelakaan yang mungkin terjadi.


7. Remote control
Pada Busan International Motor Show di Korea Selatan, Hyundai Motor memperkenalkan Bluelink, yakni sistem pengendalian yang memungkinkan pemilik smartphone untuk mencari, membuka, dan menyalakan mobil mereka dari jarak jauh. Bahkan menyalakan AC dan menerima pemberitahuan dari komputer mobil jika ada kerusakan. Di masa depan, sistem ini akan berkembang lebih jauh lagi.


8. Intuitive safety features
Saat ini beberapa mobil canggih sudah dilengkapi sistem pemberitahu bila akan terjadi kecelakaan, namun dalam banyak kasus suara "beep" malah membuat pengemudi bertambah panik.

Nantinya, dalam keadaan darurat mobil bisa mengambil kendali dan memandu ke tempat yang lebih aman. Sebagai contoh, jika mobil mendeteksi kita tiba-tiba mengalami serangan jantung atau kehilangan kesadaran, maka sistem akan memicu sensor kendali otomatis, video untuk memonitor lalu lintas sekitarnya, mengarahkan kita ke tempat aman, dan menghubungi nomor darurat (misalnya 911 atau 112 di Indonesia).


9. Invisible chauffeurs and copilots
courtesy of Car2Car

Secara teknis, sistem kopilot ini sudah ada. Google saat ini sedang menguji coba "mobil tanpa sopir" di California. Bahkan, General Motors mengklaim akan memiliki sistem ini di tahun 2018.

Dengan sistem ini, maka mobil bisa menyetir sendiri, kita hanya menggunakan perintah suara (voice recognition) untuk menyebutkan tempat tujuan, mencari dan memarkir sendiri, serta mendeteksi kecepatan dan jarak antara mobil.


10. Health monitor
Ford baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan sebuah kursi mobil dengan sensor untuk memonitor denyut jantung menggunakan impuls listrik.

"Posisi kursi dapat disesuaikan untuk semua jenis orang. Secara otomatis bisa mengukur denyut jantung, dan mengontrol kondisi kesehatan pengemudi," ujar Kiyoshi Matsutani, Manager Automotive Electronics Development Center pada Tokyo Motor Show tahun 2011 lalu.

Selama ini Aku Salah Memandang Islam

Kisah ini diceritakan oleh Priyanka Kher, seorang wanita berdarah India yang besar di Selandia Baru dan saat ini tinggal di Amerika Serikat. Priyanka adalah kontributor pada beberapa media di internet, dan kali ini adalah tulisannya untuk matadornetwork.com.

 

 Ilustrasi/Meyda-Sefira/Google


Bandara John F. Kennedy, jam 1.00 Dini hari...

Wajahnya terlihat ramah, dan hal itulah yang membuat saya berani mendekatinya.

"Permisi, apakah kamu mau membantu mengawasi tas saya sebentar sementara saya pergi ke toilet?" tanya saya dengan sopan.

"Baiklah," jawabnya dengan senyum lebar.

Saat itu jam 1.00 dini hari di Terminal 4 Bandara John F. Kennedy, di tempat gerai makanan. Di waktu seperti ini sangat sedikit orang yang ada. Hanya terlihat sekelompok anak muda, tiga pemuda dan dua gadis remaja berbicara dengan bahasa yang saya tidak mengerti. Di sudut lain, lelaki paruh baya sibuk berbicara di telepon genggamnya. Terlihat juga sepasang calon penumpang sedang tidur di bangku panjang.

Saya melihat sekeliling. Saya bersama Tanvi, buah hati saya yang baru berusia 4 tahun. Oh, saya sangat khawatir, Tanvi masih terlalu kecil untuk bisa memegang tasnya sendiri. Sementara saya ingin ke kamar kecil. Kami harus bergegas. Tas kami tinggalkan dalam pengawasan gadis muda yang duduk kira-kira berjarak dua meja dari tempat kami duduk. Ia asik memerhatikan lembaran kertas di depannya.

Setelah kembali dari kamar kecil, saya berpikir sejenak sebelum akhirnya memberanikan diri menghampiri gadis muda tersebut.

"Saya tidak meminumnya, lho," canda gadis muda tersebut saat saya memegang cangkir kopi yang ada di meja saya.

"Wow, terima kasih!" Jawab saya. Kami berdua lalu tertawa. Ah, hal ini telah mencairkan suasana yang sebelumnya terasa kaku.

"Mengapa kamu tidak ikut duduk di sini dengan saya?" tanyanya.

Saya pun akhirnya duduk bersamanya.

Ia berasal dari Arab Saudi -- seperti yang ia bilang kemudian. Tepatnya dari Jeddah. Saat ini sedang kuliah kedokteran di Karibia.

Saya tahu ia seorang muslim karena mengenakan hijab. Ia sedang menunggu penerbangan menuju Jenewa, tempat konferensi kesehatan berlangsung jam 7 malam esok.

"Jadi kamu akan menunggu di sini sampai tiba jadwal penerbanganmu?"

"Ya, saya sering berpergian, jadi sudah terbiasa begadang seperti ini," sahutnya. Matanya membaca sejuta pertanyaan dalam benak saya.

Keluarganya ada di kampung halaman. Ia tinggal sendirian selama lima tahun belakangan ini.

Saya mencoba mencerna ceritanya sambil bertanya-tanya dalam hati. Gadis ini, seorang gadis muslim yang masih muda. Lahir dan berasal dari negara Islam, lalu meninggalkan rumah di usia 18 tahun untuk kuliah, tinggal sendiri, jauh dari rumah. Ia bahkan berkelana sendirian dan ada di bandara tengah malam seperti ini?

"Apakah semua itu tak ada masalah?" tanya saya penuh penasaran.

"Maksudnya?" Ia seolah tak mengerti.

"Kamu tahulah, semua yang kamu lakukan ini. Sepanjang yang saya tahu, wanita di negaramu dilarang melakukan hal ini, memiliki kebebasan seperti ini. Jadi saya penasaran apakah hal ini bukan sesuatu yang.... dilarang," sergah saya.

Ia terdiam beberapa saat. Oh, saya merasa pertanyaan saya terlau jauh menyasar ke hal-hal pribadi.

"Bagaimana yang kamu tahu?" tanyanya dengan serius.

Sekonyong-konyong saya merasa sakit dan bodoh. Sejujurnya, saya sama sekali tidak tahu apa-apa. Saya ternyata tidak tahu tentang wanita muslim kecuali dari apa yang saya baca selama ini.

Saya tak pernah pergi ke negara muslim. Tidak juga punya teman seorang muslim sebelumnya. Jadi, yang saya dengar hanyalah pandangan stereotip tentang islam.

"Well, hal itu yang selama ini kami dengar," saya menjawabnya, walau kemudian saya menyadari jawaban ini terdengar bodoh.

"Jangan percaya segala hal yang kamu dengar," jawabnya. "Reputasi negara saya dan pandangan terhadap agama saya soal perempuan adalah menyesatkan. Tetapi selalu ada dua sisi untuk setiap koin. Saya ini tak bedanya dengan wanita lain."

Ia kemudian tersenyum, "Tapi tak apa-apa, kamu bukan orang pertama yang menanyakan hal ini."

"Bagaimana dengan menggunakan hijab, apakah itu pilihan kamu juga?"

"Ya, tentu saja," sahutnya kemudian.

"Bukankah itu semakin mengkategorikanmu seperti gambaran yang ada, terutama kalau kamu ingin mematahkan semua pandangan negatif orang selama ini. Kamu ingin menunjukkan era baru wanita Arab yang progresif dan modern, tapi dengan menggunakan hijab berarti tidak bisa mematahkan belenggu sepenuhnya."

Ia tertawa keras.

"Kamu tahu, nggak," ia mulai menjelaskan, "Saya tidak punya misi untuk mengubah apa pun. Saya begini apa adanya. Isi kepala saya memang liberal, tapi saya tetap berakar pada budaya saya. Dua faktor ini saling mengisi dalam hidup saya, melekat pada diri saya. Mengapa saya harus melepaskan yang satu karena hal lain? "

Saat ini saya yang terdiam.

Kami kemudian berbincang-bincang banyak hal. Ia menunjukkan foto keluarga dari laptopnya. Rupanya ia gadis sulung dari tiga bersaudara. Adik perempuan dan lelakinya tinggal di kampung halaman. Kedua orang tuanya dokter, dan wajahnya terlihat ramah sekali. Ia begitu bahagia menceritakan keluarganya.

Saatnya saya harus pergi. Penerbangan saya dan Tanvi pulang ke Kansas pukul 6.00 pagi. Saya melihat ke luar jendela sementara Tanvi tertidur di kereta dorong menuju bis yang membawa kami ke Terminal 7.

Di tangan saya ada secarik kertas yang ia tulis. Saya masih sempat membacanya kembali sekilas.

"Niloferr Khan Habibullah," begitulah ia menyebut namanya sambil tersenyum... sebelum kami berpisah.

Sumber:
matadornetwork

Bung Karno Jadi Model dan Jual Mobil Demi Patung Pancoran

Berpose layaknya orang siap terbang, menghias persimpangan yang selalu macet. Nama monumen ini sebenarnya Patung Dirgantara. Karena terletak di kawasan Pancoran, maka lebih dikenal dengan Patung Pancoran.


 
landmark.indonesia.is

Patung ini terbuat dari bahan perunggu. Tingginya 11 meter. Sementara tinggi voetstuk (kaki patung) 27 meter, dikerjakan oleh PN Hutama Karya dengan Ir. Sutami sebagai arsitek pelaksana.

Monumen yang dirancang oleh Edhi Sunarso dalam kurun 1964-1965 ini punya banyak kisah unik menyangkut Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Pembuatan Patung Dirgantara datang berdasar ide Bung Karno yang menghendaki dibuat sebuah patung mengenai dunia penerbangan Indonesia atau kedirgantaraan. Patung ini menggambarkan manusia angkasa, yang menyimbolkan semangat keberanian bangsa Indonesia menjelajah angkasa.

Demi tercapainya niat Bung Karno, banyak hal yang ia korbankan. Saat awal menjelaskan ide kepada Edhi Sunarso, Bung Karno sendirilah yang menjadi modelnya. Ia berulang kali memperagakan bagaimana model patung itu harus berdiri.

Yang kedua, tak segan-segan Bung Karno mengeluarkan kocek pribadinya untuk biaya pemasangan patung ini. Dan, uangnya diperoleh dari hasil penjualan mobil pribadinya.

Saat proses pemasangan Patung Dirgantara, Bung Karno pun mengawasi langsung di lokasi tiap hari. Alhasil, kehadirannya selalu merepotkan aparat negara yang bertugas menjaga keamanan sang Kepala Negara.

Jangan salah. Segala cara dilakukan demi berdirinya patung ini. Bukan dengan alat berat seperti yang kita kenal sekarang, melainkan cara yang sangat sederhana, menggunakan derek tarik tangan. Benar-benar manual.

Nah, berikut ini seputar rumor yang sempat beredar. Beberapa orang bilang bahwa arah yang ditunjuk patung tersebut menunjuk ke sebuah tempat Bung Karno menyembunyikan harta kekayaannya. Ada-ada saja.

Yang jelas Patung Dirgantara selain jadi salah satu kebanggaan Jakarta, juga saksi sejarah pembuatan patung yang penuh pengorbanan dari Sang Bapak Pendiri Bangsa ini.
Sumber:

Mengapa Pizza ini Harganya 4,3 Juta?

Jangan kaget dengan harga seloyang pizza ini, 4,3 juta Rupiah (US$ 450)! Begitulah kenyataannya. Saking mahalnya, bahkan masuk rekor pizza termahal di dunia menurut World Records Academy.
worldrecordsacademy.org

Makanan khas Italia ini diproduksi oleh Stevenson Pizza Co, perusahaan rantai makanan di British Columbia. Nader Hatami, pemilik Stevenson Pizza Co memang menggagas pizza dengan nama C6 ini khusus untuk orang-orang kaya dan punya selera makan yang berkelas.

Kandungan di dalam C6 yang menjadikannya sangat mahal. Lobster Thermidor, Ikan Black Cod Alaska, dan Kaviar Osetra Rusia. Ikan Black Cod - disebut juga Sablefish - saja sudah merupakan menu yang mahal. Hanya ada di perairan Alaska atau Samudera Pasifik, diakui sebagai ikan paling enak oleh banyak koki di dunia.

Sementara Lobster Thermidor, di sebuah cafe di Medan saja menu ini dibanderol sekitar Rp. 200.000,-. Yang terakhir Caviar atau telur ikan, bila jenis yang dipakai Osetra Imperial Golden maka per ons mencapai US $ 83. Jadi wajar kalau pizza C6 ini menjadi begitu mahal.

Repotnya, untuk menikmati pizza 'super-mahal' ini pelanggan harus memesannya dari jauh-jauh hari alias tidak bisa dadakan. Maklum, mungkin karena kandungan di dalamnya tadi, ya.
Sumber: