Prediksi Astronom, 2013 Bumi Kembali Alami Zaman Es

Bumi diprediksi akan masuki 'Little Ice Age' atau zaman es baru di tahun mendatang akibat rendahnya aktivitas matahari, demikian yang diungkapkan para peneliti.

http://gb.fotolibra.com/images/previews/50046-ice-age-hunters-with-spears-illustration.jpeg

Fenomena Aktivitas bintik pada matahari, yang diikuti siklus setiap tahunan, akan mencapai puncaknya pada tahun 2013, setelah itu akan mulai sedikit berkurang. Tapi astronom berpikir kenaikan berikutnya akan kurang intensif dari normal, atau bisa gagal terjadi sama sekali.

Dilansir melalui Telegraph, selama beberapa dekade, Eropa mengalami musim dingin yang luar biasa dan sangat sering, dan waktu tersebut kemudian disebut 'Little Ice Age'. Meskipun tidak ada bukti konklusif yang saling mempengaruhi satu sama lain, banyak ilmuwan mempercayai hal itu.

Bintik matahari adalah lubang kecil gelap di permukaan matahari, yang disebabkan oleh area kecil dari aktivitas magnetik kuat yang mengganggu aliran normal gas yang dipanaskan secara intens.

Ketika ada bintik matahari yang lebih besar, secara keseluruhan hasil dari matahari yang disebut radiasi matahari total atau total solar irradiance (TSI) yang juga tinggi.

Frank Hill, dari National Solar Observatory di New Mexico, yang bekerja pada salah satu studi, mengatakan, "Fakta bahwa ada tiga baris yang terpisah dari semua bukti menunjuk ke arah yang sama dan sangat menarik."

Tapi Joanna Haigh profesor fisika atmosfer di Imperial College London, mengatakan, “Pemanasan global bisa menimpa efek pendinginan pada iklim bumi.”

Selama waktu itu suhu di barat laut eropa hampir 1 derajat Celcius lebih rendah dari normal, dan sekitar 0.5 derajat Celcius lebih rendah dari rata-rata suhu global.

Namun, ia pun mengingatkan, "Bahkan jika prediksi benar, efek pemanasan global akan melampaui kemampuan matahari untuk mendinginkan bahkan dalam skenario paling dingin. Dan dalam hal apapun, efek pendinginan hanya terjadi sementara. Ketika aktivitas matahari kembali normal, maka gas rumah kaca tidak akan pergi," tandasnya.

Lukisan Seorang Pembunuh Berantai yang Penuh Misteri

John Wayne Gacy Jr (1942-1994) dibesarkan oleh seorang ayah yang pemabuk yang gemar menyiksanya sejak dia masih kecil, pukulan bertubi-tubi sering menimpa John kecil. Saat dewasa, Gacy, seorang mahasiswa miskin dan drop out, menuju ke barat, Las Vegas untuk mencoba peruntungan.

http://s1.hubimg.com/u/82072_f520.jpg

Lalu Gacy kembali ke Chichago dan menyelesaikan kuliahnya disana, walau belum lulus SMU. Kemudian setelah menamatkan kuliahnya, Gacy pindah ke Illinois dan kemudian menikah dengan Marlynn Myers. Orang tua Marlynn memberi waralaba KFC, dan Gacy mengisi posisi manajer.

Ditengah kehidupan berkeluarga dan kesibukan kerjanya, rumor homoseksual Gacy mulai menyebar dan terkena tuduhan pelecehan seksual terhadap sejumlah bocah lelaki. Di tahun 1968, Gacy dihukum 10 tahun penjara di negara bagian Iowa. Istrinya kemudian menceraikannya.

Pada tahun 1970 dia dibebaskan untuk perilaku yang baik dan kembali hidup bersama ibunya. Dia menemukan pekerjaan sebagai koki dan membeli rumah, tapi pada Februari 1971 ia dituduh percobaan penyerangan oleh seorang anak muda.

Gacy menikah untuk kedua kalinya di bulan Juni 1972 dengan sorang wanita yang sudah dikenalnya sejak remaja, tapi sekali lagi ia berpaling ke pornografi dan mereka bercerai pada 1976.

Sekali lagi ia menemukan kehidupan sosial yang aktif. Dia menciptakan karakter badut Pogo dan memperagakannya di pesta-pesta, acara dan mengunjungi anak-anak di rumah sakit. Dia aktif dalam politik dan bahkan berfoto dengan istri Jimmy Carter Rosalynn.


Kisah Pembunuhan Berantai Dimulai

Namun perilaku buruk Gacy mulai kembali lagi, kini kisahnya adalah sebagai pembunuh berantai. Ruang bawah tanah rumahnya segera menjadi kuburan massal, Gacy yang kewalahan lantas membuang mayat-mayat itu ke sungai terdekat.

http://www.freeinfosociety.com/media/images/1135.jpg

Polisi yang mulai curiga kepadanya, memeriksa catatan kriminal dan mulai yakin bahwa Gacy adalah pelakunya. Polisi kemudian memeriksa rumahnya dan menemukan fakta-fakta mengerikan, yaitu di temukannya 27 mayat yang menjadi korban Gacy.

Sidang dimulai pada 6 Januari 1980 di Chicago dan kerabat korban memberikan bukti. Ada 60 saksi di persidangan. Seorang psikolog mengatakan dia menderita skizofrenia dan gila ketika dia melakukan pembunuhan, namun ia dinyatakan bersalah dan dihukum mati.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTGfKW3754MPhw44PmKmqEi2HmbteCSXVacx_5MXKjZGh2LmryU18zzB8In4VE0VKK3GOElSBmDNeF4D2NW__Sm747FTw9Lfl39J0gohpRHOsLLETwT8bGfdcQz5ulMF9U0mF_2XwGFto/s1600/john-wayne-gacy-clown-pic.jpg

Dia akhirnya di eksekusi dengan suntik mati pada tanggal 9 Mei 1994. Setelah kematiannya rumah tempat mengubur korban-korban pembunuhan Gacy dihancurkan untuk mencegah pengunjung berdatangan demi melihat tragedi mengerikan yang pernah terjadi disana.

Tanah sekitarnya pun dibersihkan, walaupun beberapa kali dicoba untuk ditanami rumput, namun hasilnya selalu mengecewakan. Rumput-rumput itu mati dan tanah pun sering mengeluarkan lumpur.


Lukisan, Karya Seni Gacy

Selama 14 tahun di penjara, Gacy membuat lukisan minyak, subjek favoritnya adalah badut. Lukisan-lukisannya termasuk gambar Putri Salju dan Tujuh kurcaci dan sesama pembunuh berantai Jeffrey Dahmer dan Ed Gein, yang juga memiliki “reputasi” di bidang seni.

Banyak lukisan Gacy yang dijual pada lelang setelah eksekusi. 19 yang disiapkan untuk penjualan, harga mulai dari $195 - $9.500. Beberapa orang membeli lukisan Gacy untuk menghancurkannya.

Api unggun di Naperville, Illinois pada Juni 1994 dihadiri oleh 300 orang, termasuk anggota keluarga dari sembilan korban yang menyaksikan pembakaran sekitar 25 lukisan.

















Dua lainnya dimiliki Museum Nasional Kejahatan termasuk “Baseball Hall of Fame”, ditandatangani oleh 46 anggota Baseball Hall of Fame termasuk Duke Snider, Willie Mays, Joe DiMaggio, Mickey Mantle, Ted Williams, Sandy Koufax, Yogi Berra, dan Roy Campanella. Presiden Richard Nixon juga menandatanganinya.

Orang Gemuk Napasnya Bisa Berhenti 400 Kali Saat Tidur

Tumpukan lemak adalah musuh utama orang gemuk, terutama yang dikategorikan obesitas. Bila terjadi di saluran napas, aliran udara bisa terhambat sehingga mengalami henti napas saat tidur. Kondisi ini bisa dialami 400 kali dalam semalam.

http://www.dcttbio.com/wp-content/uploads/2011/03/sleepy-obesitas-300x199.jpg

Henti napas akibat tersumbatnya saluran napas atau obstructive sleep apnea dialami oleh sebagian besar orang yang memiliki masalah berat badan. Salah satu gejalanya adalah sering terbangun tengah malam karena gelagapan atau susah bernapas.

Kondisi ini tidak selalu disadari, kadang-kadang seseorang akan segera membetulkan posisi tidurnya secara otomatis agar saluran napasnya kembali lancar tanpa harus benar-benar terjaga. Orang tersebut baru benar-benar bangun dan gelagapan jika napasnya berhenti agak lama.

Selama tidur malam, henti napas yang tidak disadari bisa terjadi berkali-kali bahkan pada beberapa orang yang menderita obesitas bisa sampai 400 kali. Bisa dibayangkan jika rata-rata orang tidur selama 7 jam, maka ratusan kali henti napas akan sangat mengganggu kualitas tidurnya.

"Rekan saya sesama dokter badannya gemuk, kalau tidur sering gelagapan. Waktu dimonitor pernapasannya, dia kaget karena napasnya berhenti sampai 400 kali," ungkap pakar obesitas, Dr Samuel Oetoro, MS, SpGK.

Dampak yang dirasakan akibat tidur tidak berkualitas antara lain bangun tidak segar, cepat letih dan mudah mengalami stes. Akibatnya bukan hanya cuma mengurangi produktivitas saat bekerja, tetapi juga lebih rentan terkena infeksi karena daya tahan tubuhnya melemah.

Untuk mengatasi obstructive sleep apnea, Dr Samuel menyarankan orang-orang gemuk untuk menurunkan berat badan dengan cara yang aman. Kuncinya ada 3 yakni mengubah perilaku (behaviour), menerapkan diet yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik.

Penggunaan obat-obat penurun berat badan sangat efektif, tapi baru boleh diberikan jika 3 langkah tersebut gagal. Kalau langsung diberi obat, berat badan akan cepat turun tapi juga akan cepat naik lagi setelah pemberian obat dihentikan. Fenomena ini dikenal juga dengan istilah 'diet yo-yo'.

Catatumbo Lightning, Petir dengan Intensitas Sambaran Tinggi

Apakah Anda pernah mendengar tentang Catatumbo Lightning? Catatumbo Lightning adalah sebuah fenomena aneh yang terjadi pada atmosfer bumi.

Catatumbo Lightning adalah fenomena petir yang terus menyambar dengan intensitas yang tinggi. Bahkan bisa mencapai 400.000 lebih sambaran dalam setahun. Fenomena ini terdapat di negara Venezuela.


Setelah berabad-abad Catatumbo Lightning terus menerus muncul, pada Januari 2010 Catatumbo Lightning sempat tidak muncul. Banyak yang menyangka jika Catatumbo Lightning sudah tidak akan muncul kembali.

Dan hingga pada April 2010, Catatumbo Lightning muncul kembali. Belakangan diketahui bahwa kekeringan lah yang menyebabkan Catatumbo Lightning sempat tidak muncul.

Catatumbo Lightning terletak di muara sungai Catatumbo, lebih tepatnya di Danau Maracaibo, Venezuela. Petir yang menyambar pun intensitasnya cukup membuat sesorang yang sempat melihatnya menggelengkan kepala.

Bayangkan saja, petir tersebut rata-rata menyambar selama 10 jam dalam sehari, dan dalam satu jam, petir tersebut dapat menyambar rata-rata sampai 280 kali sambaran. Bisa anda bayangkan berapa kali petir Catatumbo menyambar dalam sehari.


Dan yang lebih menakjubkannya lagi, dalam satu tahun, petir bisa menyambar sampai 140 sampai 160 hari dari 365 hari dalam setahun. Dan petir tersebut rata-rata menyambar dengan ketinggian 5 km.

Penelitian juga mengatakan bahwa Catatumbo Lightning adalah penghasil ozon dengan presentase tertinggi di dunia, dari seluruh tempat di dunia.

Karena Catatumbo Lightning dapat menghasilkan sekitar 1.176.000 kW listrik di atmosfer.



Masyarakat kuno Yukpa di negeri tersebut mempercayai bahwa kilatan warna biru, putih, dan merah muda Catatumbo Lightning, terjadi saat kunang-kunang bertemu dengan roh para leluhur.

Selama berabad-abad para pelaut pun menggunakan Catatumbo Lightning sebagai alat navigasi dari alam agar mereka tidak tersesat di lautan.

Karena Catatumbo Lightning bisa terlihat dari jarak yang jauh, bahkan sampai ratusan mil jauh nya.

Oleh karena itu Catatumbo Lightning juga sering disebut Lighthouse of Maracaibo (Mercusuar Maracaibo).



Catatan sejarah mengenai Catatumbo Lightning sendiri pertama kali tercatat pada tahun 1597 dalam sebuah puisi epik karangan Lope de Vega berjudul La Dragontea.

Alexander von Humboldt, seorang naturalis Prussia, pernah menggambarkan Catatumbo Lightning sebagai "ledakan listrik yang seperti sinar pendar".

Seorang Geografis dari Italia yang bernama Agustin Codazzi, pernah menggambarkan Catatumbo Lightning sebagai "kilat yang tampaknya muncul dari sungai Zulia lanjutan dan sekitarnya".

Studi mengenai Catatumbo Lightning pertama kali dilakukan oleh Melchor Centeno.

Kemudian pada tahun 1966 sampai 1970, ilmuwan Andrew Zavrostky melakukan tiga ekspedisi dengan bantuan dari University of Los Andes yang menyimpulkan bahwa areal tersebut akan memiliki episentris di rawa-rawa dari Swamp National Park Juan Manuel de Aguas, Claras Aguas Negras dan Danau Maracaibo bagian barat.

Pada tahun 1991, ia juga mengatakan bahwa fenomena tersebut terjadi karena adanya pertemuan arus udara hangat dan dingin di daerah tersebut.

Penelitian tersebut juga mengatakan bahwa penyebab untuk kilat terisolasi mungkin karena keberadaan uranium di dasar bebatuan.

Kemudian pada tahun 1997 sampai 2000, Nelson Falcon melakukan beberapa ekspedisi dan menghasilkan model mikrofisika dari Catatumbo Lightning yang mengidentifikasikan bahwa metana lah yang menyebabkan Catatumbo Lightning. Namun saat itu teori ini masih dianggap hanya sekedar spekulasi.

Tapi belakangan, penyebab fenomena tersebut adalah gas nontoksik metana yang menguap dari rawa dan endapan minyak. Di bawah ini adalah ilustrasi proses terjadinya Catatumbo Lightning.



Ilustrasi terjadinya Catatumbo Lightning :

1. Angin Karibia yang hangat dan lembab bertemu udara dingin Pegunungan Andes. Ini bisa menciptakan badai guntur.

2. Metana menguap dari lapisan minyak di Danau Maracaibo dan dari materi rawa yang membusuk. Gas itu lalu dibawa angin ke awan.

3. Arus udara di dalam awan menyebarkan metana secara merata. Tetapi gas tersebut tetap terkonsentrasi di area-area tertentu.

4. Dalam kondisi normal, udara di awan merupakan penyekat yang membuat aktivitas listrik menurun. Metana membuat listrik itu melemah. Petir pun terjadi.