Soal hak asasi Wanita

Mungkin kebanyakan para wanita disini mungkin dipusingin ama harga BBM yg naek, tugas kuliah ato kantor yg menumpuk ato masalah ama pacar. Tapi di bagian lain dari bumi kita ini bagi banyak wanita itu gk seberapa. Gk terhitung berapa banyak perlakuan kasar yg mereka terima disana dan bagi para wanita ini keadilan jelas bukan dibuat untuk melidungi mereka.

Dibawah ini beberapa daftar praktek kejam thd kaum wanita yg masih terjadi sampai saat ini

Bride Kidnaping

Hal ini terjadi di Kyrgyzstan dan Turkmenistan (pecahan bekas negara Soviet). Prakteknya laki-laki beserta keluarganya menculik wanita yg mau dikimpoiin. Jadi si wanita dibawa (kebanyakan) dengan paksa ke rumah keluarga laki-laki sampe dia setuju untuk dinikahi oleh laki-2 tersebut. Penculikan ini bisa berlangsung berhari-hari sampe si wanita akhirnya menyerah dan bersedia dinikahi.

Hal serupa juga terjadi di Ethiopia dan Rwanda. Bahkan lebih brutal, dimana si laki-laki gk cuma menculik calon istrinya tp juga memperkosanya. Keluarga si wanita akhirnya gk punya pilihan selain menurut karena anaknya udah dinodai bahkan hamil.

Honor Killing

Adalah hukuman mati bagi wanita yg dilakukan keluarga si wanita itu sendiri karena wanita tersebut dianggap telah mencemarkan nama baik keluarganya. Biasanya kesalahannya adalah menolak perjodohan, minta cerai (meskipun karena suami yg kasar), korban kejahatan seksual (!!!) atau melakukan perzinaan.
UNICEF mencatat di India 5000 wanita dibunuh setiap tahun karena alasan ini. Penelitian pd tahun 2004 menyebutkan bahwa praktek ini jg terjadi di Albania, Banglades, Brazil, Kanada, Denmark, Ekuador, Jerman, India, Iraq, Israel, Itali, Pakistan, Saudi Arabia, Swdia, Uganda, Inggri dan bahkan di Amerika Serikat.

Bride Burning

Kebrutalan ini masih terjadi di India dan di wilayah-wilayah sekitarnya. Prakteknya seorang wanita tubuhnya disiram dengan bensin kemudian dibakar hidup-hidup oleh keluarga suaminya atau bahkan oleh sang suaminya sendiri.

Acid Attack

Adalah model kekerasan terhadap wanita yg sering sekali terjadi di Afganistan dimana cairan asam (air keras) disiramkan ke wajah si wanita sehingga menyebabkan cacat permanen bahkan kebutaan. Kalo di Indonesia seperti kasusnya Liza.

Female Genital Mutilation

Ini terjadi di seluruh dunia (termasuk Indonesia) dimana sebagian atau seluruh bagian eksternal vagina dipotong tp bukan karena alasan medis (tp karena budaya atau ajaran agama). Kebanyakan terjadi di Afrika. Proses ini sangat menyakitkan karena seringkali dilakukan tanpa pembiusan dan bisa menyebabkan pendarahan dan shock hebat yg berujung dengan kematian.

Human Trafficking

Kalian pasti udah tau. Setelah runtuhnya sistem politik Tirai Besi di Eropa timur human trafficking banyak terjadi negara-negara seperti Albania, Moldova, Rumania, Bulgaria, Russia, Belarusia dan Ukraina. Gadis-gadis remaja atau bahkan anak-anak perempuan di iming-imingi akan dipekerjakan di negara yg menawarkan gaji dan perkerjaan yg lebih baik akan tetapi pada akhirnya dijerumuskan di dunia pelacuran.
Diperkirakan 2/3 pelacur yg tersebar di seluruh dunia berasal dari negara-negara tersebut dimana 3/4 dari meraka belum pernah menjadi PSK di negara asalnya.
Negara-negara tujuan PSK Eropa Timur itu adalah Eropa Barat, Timur Tengah, Amerika dan Asia ( termasuk Indonesia ).

Ritual Servitude

Banyak terjadi di Ghana dimana sebuah keluarga yg dihukum karena telah menyerang keluarga yg lain dituntut agar menyerahkan seorang anak gadisnya yg masih perawan untuk dijadikan budak sex keluarga musuhnya.






Dalam sistem perbudakan ini gadis-gadis remaja itu kadang diserahkan ke kuli-kuli pemujaan dan biasanya selain dijadikan budak sex oleh kepala kuil juga dimanfaatkan sebagai pekerja gratis di kuil tersebut. (Foto diatas adalah 2 orang gadis remaja yg dijadikan sex slaves).

Paku dari Penyaliban Yesus Kristus Ditemukan?

http://kangboed.files.wordpress.com/2010/03/paku-salib1.jpg?w=200&h=266



Paku dari Penyaliban Yesus Kristus Ditemukan??? .. Sebuah paku dari masa sekitar penyaliban Yesus ditemukan di sebuah benteng terpencil yang diyakini merupakan tempat yang pernah ditinggali Knights Templar (Para Kesatria Suci). Paku sepanjang empat inci itu, sebagaimana dilansir Telegraph, Selasa (2/3/2010), diduga merupakan satu dari ribuan paku yang digunakan dalam penyaliban pada masa Kekaisaran Roma. Para ahli arkeologi yakin bahwa paku itu berasal dari abad pertama atau kedua Masehi.

Paku itu ditemukan musim panas lalu dalam sebuah kotak yang dihiasi di sebuah benteng di pulau kecil di Ilheu de Pontinha, di lepas pantai Madeira, daerah otonom dalam wilayah Portugal di Samudra Atlantik. Pontinha diduga dikuasai Knights Templar, ordo keagamaan yang merupakan bagian dari pasukan Kristen yang menduduki Jerusalem selama Perang Salib pada abad ke-12.

Bryn Walters, seorang arkeolog, mengatakan, kondisi paku besi itu menunjukkan bahwa paku tersebut telah ditangani dengan perawatan sangat ekstra, seakan itu adalah sebuah relikui atau pusaka. “Paku itu berasal dari sekitar abad pertama hingga kedua,” katanya kepada Daily Mirror.





Jika sementara orang berharap permukaan paku itu berbintik dan kasar, dia mengatakan, paku yang ini permukaannya mulus. Hal itu menunjukkan bahwa banyak orang telah menangani paku itu selama berabad-abad dengan cairan asam di tangan mereka sehingga memberinya “sentuhan yang istimewa”.

Christopher Macklin dari Knights Templar Inggris mengatakan, temuan itu merupakan sesuatu yang “sangat penting”. Menurut dia, para Knights Templar awal mungkin mengira paku itu merupakan salah satu paku yang digunakan dalam penyaliban Yesus. Paku itu ditemukan bersama dengan tiga kerangka tulang dan tiga pedang. Salah satu pedang itu memiliki gambar salib Knights Templar.


hehehe.. beneran engga tuh.. kayanya lebih mirip paku biasa.. tapi gak tahu juga sih.. nih videonya.. tempat ditemukannya.. Youtube Nails from the cross discovered in Scotland..







Skinput Gadgete Mengubah Tangan Menjadi Layar Sentuh

Skinput Gadgete Mengubah Tangan Menjadi Layar Touch Screen. Pengembang di Microsoft Research dan Carnegie Mellon University bekerja sama untuk membuat gelang tangan yang dipasang langsung di tangan anda. Mereka telah menggabungkan proyektor mini yang untuk mengubah tampilan dengan sensor yang canggih yang dapat membedakan mana bagian dari lengan Anda yang ditekan. Para peneliti menyatakan Skinput dapat digunakan untuk mengontrol perangkat audio, bermain game sederhana seperti Tetris, membuat panggilan telepon dan menavigasi sistem browsing yang sederhana.


Skinput dapat menyelesaikan masalah pada layar yang tidak rata



Gambar menunjukkan bagaimana skinput dapat mengenali nomor telephon yang sedang diketik di telapak tangan

Chris Harrison peneliti dari Carnegie Mellon University mengatakan kepada Mail Online: “Ini adalah teknologi yang mutakhir dan kita sebenarnya melihat masa depan di sini. “Proyek ini berjalan sangat baik dan saya pikir Anda akan mulai melihat interface tersebut muncul dalam lima tahun ke depan.” Gadget secara efektif akan mengubah lengan ke permukaan layar sentuh dengan mengambil berbagai suara ultra-rendah yang dihasilkan ketika Anda menekan tangan anda.

Lokasi kulit yang berbeda secara akustik berbeda karena kepadatan tulang dan efek penyaringan dari jaringan lunak dan sendi. Tim kemudian menggunakan perangkat lunak yang cocok dengan frekuensi suara lokasi kulit secara spesifik. Jika prototipe tidak bergantung pada lengan, akan menggunakan teknologi nirkabel seperti Bluetooth untuk mengirimkan perintah ke perangkat yang dikendalikan, seperti ponsel, iPod, atau komputer.



Penelitian menunjukkan bahwa kulit kita sangat sempurna untuk dijadikan display

Dalam tulisan makalah untuk Microsoft Research, Chris Harrison, Desney Tan dan Dan Morris, berkata: “kulit bagaikan sebuah input kanvas tetapi sering diabaikan padahal selalu kemana mana bersamanya. ‘Selanjutnya, perasaan kita bagaimana caranya agar tubuh kita dikonfigurasi dalam ruang tiga dimensi memungkinkan kita untuk secara akurat berinteraksi dengan tubuh kita secara bebas. “Kita dapat dengan mudah menjentikkan jari-jari kita masing-masing, menyentuh ujung hidung kita, dan bertepuk tangan tanpa bantuan visual.”





Sensor menangkap dua jenis sinyal akustik dimana gelombang transversal diciptakan oleh permukaan kulit dan gelombang longitudinal yang berjalan melalui jaringan lunak lengan dan melewati tulang. Saat ini, detektor akustik dapat mendeteksi lima lokasi kulit dengan akurasi 95,5 persen, yang akan cukup digunakan untuk aplikasi smartphone.


The prototype armband dapat dipadukan dengan MP3 player digunakan untuk memilih lagu dan mengatur volume




Mr Harrison mengatakan kepada Mail Online: “Kami berhasil memperoleh ketepatan yang baik di laboratorium dengan sekitar satu kesalahan dari 20 tombol yang ditekan, semua mirip dengan apa yang mungkin Anda temukan di sebuah iPhone keyboard.” Dua puluh sukarelawan yang telah diuji mengatakan mereka merasa mudah untuk menavigasi. Para peneliti menambahkan bahwa Skinput juga bekerja dengan baik ketika pengguna sedang berjalan atau berlari.

Mr Harrison berkata: ‘Salah satu contoh pemutar audio pada lengan atas. Mungkin tidak memiliki tombol sama sekali, dan hanya menggunakan kulit sebagai tombol touch screen. “Kemudian, Anda tekan jari-jari Anda untuk maju ke lagu berikutnya, mengubah volume, atau menghentikan sementara lagu. ” Para peneliti berencana untuk mempresentasikan hasil kerja mereka pada bulan April di Pertemuan Computer-Human Interaction di Atlanta, Georgia.

Puasa Aman Bagi Ibu Hamil

Puasa di bulan suci Ramadhan adalah kewajiban bagi seluruh umat muslim. Untuk mengejar pahala dan berkah dibulan penuh ampunan ini, mereka pun berlomba melakukan ibadah puasa. Namun apakah puasa selama sebulan penuh ini aman dan tidak berpengaruh bagi para ibu hamil? Para peneliti di Turki mencoba membuktikannya melalui sebuah penelitian.

Sekitar 65 orang ibu hamil dilibatkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dikensoy E dan rekannya dari Obstetrics and Gynecology Department, Gaziantep University, Gaziantep, Turki. Mereka kemudian membagi responden ke dalam dua kelompok, yakni kelompok ibu hamil sehat berpuasa sebanyak 36 orang dan kelompok ibu hamil sehat tidak berpuasa sebanyak 29 orang. Kesemua responden diteliti di rumah sakit universitas Gaziantep, Turki selama satu bulan Ramadan penuh.

Untuk mengevaluasi efek bulan puasa pada janin, tim peneliti menggunakan doppler ultrasonography pada semua responden di awal puasa dan kemudian dilanjutkan seminggu sekali hingga bulan puasa berakhir.

Dari hasil penelitian diketahui tidak ada perbedaan signifikan antara dua kelompok tersebut. Baik ibu hamil yang berpuasa dan yang tidak berpuasa ditemukan tidak mengalami perbedaan dalam hal pertambahan berat badan ibu, pertambahan bobot bayi teramati, kesehatan bayi, jumlah air ketuban, dan keadaan pembuluh darah tali pusar. Malah, pada ibu hamil yang berpuasa, yang tidak bermasalah dengan kandungannya selama 20 minggu atau lebih, ditemukan mengalami peningkatan kadar hormon kortisol di dalam darah, sedangkan rasio LDL/HDL cenderung menurun. Ini membuktikan bahwa puasa di bulan Ramadan tidak memberikan pengaruh atau dampak buruk pada perkembangan bayi.





Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terbitan Jerman, Archives of Gynecology and Obstetrics, dengan judul “The effect of Ramadan fasting on maternal serum lipids, cortisol levels and fetal development”.