Menakjubkan, Hujan Api di Matahari Terekam oleh NASA

Lidah api matahari meletus pada Selasa (7/6) pagi. Uniknya, letusan tidak menyebabkan lidah api ke angkasa, melainkan kembali ke matahari, menciptakan hujan berbentuk mahkota.

Peneliti surya asal NASA, Jack Ireland, mengaku belum pernah melihat kejadian seperti ini. Letusan terbilang berukuran sedang, tetapi plasma yang mengandung magnet yang dilontarkan lidah api yang disebut filamen bisa berukuran 10 kali Bumi. Kejadian letusan itu terjadi dalam jangka waktu beberapa jam.

http://images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/302/overrides/space123-solar-filament_30261_600x450.jpg


Filamen yang besar biasanya terlepas dari medan magnet matahari dan mengarah ke luar angkasa. Demikian penjelasan dari ilmuwan NASA, Alex Young. Hanya saja pada kejadian kali ini, filamen kembali ke matahari. "Kemungkinan tidak punya energi yang cukup," katanya.

Hujan plasma tidak jatuh tegak lurus ke matahari, tetapi mengikuti garis medan magnet yang tidak tampak. Beberapa material tertarik ke titik terang aktivitas magnetik, yang disebut area aktif. "Medan manget dari area aktif itu menarik plasma. Sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya," kata Young.

Kejadian itu terekam oleh Solar Dynamics Observatory milik NASA. Kejadian tersebut sendiri tidak akan berefek pada Bumi. "Tak perlu khawatir. Nikmati saja keindahannya," kata Young.

Berikut ini videonya :



Ditemukan Sawah Terasering Peninggalan Suku Inca

Suku Inca terkenal sebagai suku yang mempunyai peradaban dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Mulai dari ilmu perbintangan, penanggalan, perburuan, dan masih banyak lagi. Salah satu bukti tingginya peradaban suku inika ini adalah tingginya peradaban sistem pertanianya.

Hal ini dibuktikan dengan penemuan sistem sawah terasering suku inka yang sangat terukur dan indah di sebuah wilayah bernama Maras City yang juga merupakan salah satu tempat tinggal suku Inca di zaman dahulu.
















Sawah ini berbentuk terasering melingkar dengan presisi melingkar yang sempurna. Tinggi tiap teraseringnya sekitar 2 meter dengan disertai tata rambat dari batu. Besar kemungkinan sawah ini dulu dipakai sebagai tempat pertanian anggur oleh suku inka.

Menurut Survei, Cat Dinding Biru Lebih Membawa Kesuksesan

Apa warna cat dinding rumah Anda? Jika didominasi warna biru, siap-siap untuk menikmati keajaiban dalam hidup. Berdasarkan sebuah survei di Inggris, mereka yang tinggal di dalam rumah dengan warna dinding biru lebih sukses daripada mereka yang tinggal di rumah dengan warna dinding bukan biru.

http://www.bacain.com/img/2011/05/11052714WMDAq.jpg

Dalam survei yang dilakukan perusahaan cat Sandtex Paints terhadap 3.000 pemilik rumah itu ditemukan, pemilik rumah berdinding biru memperoleh penghasilan rata-rata sebesar £38 ribu setahun atau sekitar Rp462 juta, dan mendapatkan kesempatan dua kali liburan ke luar negeri.

Seperti dikutip dari laman Times of India, setengah dari pemilik rumah berdinding biru menggambarkan diri mereka sebagai direktur, manajer, dan pekerja profesional. Mayoritas dari mereka mempekerjakan tiga orang pembantu di rumah. Mereka juga memiliki hubungan keluarga yang harmonis.

Sementara berdasarkan laporan Telegraph, 14 persen pemilik rumah bercat biru menghabiskan uang simpanan mereka untuk membayar juru masak dan para pelayan profesional, 11 persen mempekerjakan pelayan biasa, dan delapan persen memiliki pengasuh khusus untuk melayani anak-anaknya.

Victoria Jones, juru bicara Sandtex Paints, mengatakan, “Ini sangat luar biasa, berpikir bahwa warna rumah Anda bisa menjadi ukuran seberapa sukses Anda dalam karir dan kehidupan rumah tangga,” katanya.

“Jajak pendapat ini tentu menunjukkan bahwa orang menghias rumah mereka dengan cara berbeda, tergantung pada bagaimana mereka melakukannya dalam kehidupan mereka, sebagai seorang profesional dan sebagai pribadi biasa.”

Namun, hasil survei ini juga menunjukkan bahwa warna kehidupan tidak begitu cerah bagi orang-orang yang tinggal di rumah berdinding hijau. Mereka umumnya hanya mendapatkan penghasilan rata-rata £13.100 per tahun atau sekitar Rp160 juta per tahun. Kebanyakan bekerja sebagai pedagang.

Berikut laba tahunan pemilik rumah sesuai dengan warna dinding, berdasarkan hasil survei tersebut :

Biru: £38 ribu atau Rp462 juta

Merah £23,5 ribu atau Rp285 juta

Putih £23,4 ribu atau Rp284 juta

Magnolia £23,1 ribu atau Rp280 juta

Krem £20,8 ribu atau Rp252 juta

Oranye £20 ribu atau Rp 243 juta

Ungu £19,6 ribu atau Rp238 juta

Abu-abu £19 ribu atau Rp230 juta

Kuning £18,5 ribu atau Rp 224 juta

Cokelat £18,4 ribu atau Rp223 juta

Pink £14,5 ribu atau Rp176 juta

Hijau £13,1 ribu atau Rp160 juta

Burung Gagak, Hewan Tercerdas Menurut Al-Quran dan Sains

Burung umumnya tidak dianggap hewan cerdas, sampai-sampai seseorang untuk merendahkan orang lain menyebutnya dengan "Otak Burung". Tetapi suatu hari, saya (Sahar El-Nadi) membaca sebuah ayat dari Quran yang melibatkan burung , yang membuat saya berhenti dan berpikir tentang makna dari sebuah ayat. Berikut adalah petikan ayat tersebut:

"Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor gagak menggali-gali bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil:'Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?' Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal." (Al Maidah : 30-31)

Ini memberi saya petunjuk agar melihat lebih dekat dan mempelajarinya lebih dalam. Jadi saya menganggap hal ini terkait dengan burung gagak karena ayat ini jelas menunjuk burung ini sebagai mentor bagi manusia, dan jelas menunjukkan bahwa manusia serasa "direndahkan" oleh solusi yang ditemukan oleh gagak untuk beberapa masalah kritis mereka.

Akibatnya, saya bertanya-tanya: Siapakah hewan yang paling cerdas setelah manusia? Seperti banyak orang, saya teringat pada lumba-lumba untuk kehormatan itu, tapi setelah pencarian online yang sangat menyenangkan, saya dapati sebuah kejutan besar.

Penelitian terbaru menunjukkan kandidat tak terduga dari kategori hewan tercerdas adalah Gagak. Yang ternyata hewan inilah yang merupakan hewan super cerdas!

Majalah American Scientific mempublikasikan hasil penelitian para ilmuwan, Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar - Vermont University, Kanada dan St Andrews University, Skotlandia - yang menunjukkan kemampuan mental yang luar biasa dari gagak. "Burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuan mereka bahkan melampaui dari kera besar," kata mereka.

Dalam percobaan ini, gagak diberi tugas yang sangat kompleks yang mereka belum pernah dapati sebelumnya dan naluri mereka tidak diprogram untuk melakukannya secara alami, namun mereka selalu berhasil mencari kreatifitas dan solusi logis untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar pertama kali, setiap kali, tanpa proses trial and error apapun!

Beberapa percobaan menunjukkan bahwa burung gagak yang licik bisa membuat binatang lain bekerja untuk mereka, membuat hewan lain mencarikan makanan untuk mereka atau minimalnya mempermudah mereka.

Bukti lain kecerdasan yang tinggi dari Gagak adalah bahwa mereka bisa beradaptasi dengan daerah yang sangat berbeda, dari padang pasir ke pegunungan. Mereka belajar untuk menemukan makanan bahkan dalam kondisi paling keras, dan mereka tahu bagaimana dan kapan harus menggunakan hewan lain untuk membantu mereka mendapatkan makanan yang mereka tidak bisa mendapatkannya sendiri.

Ketika para peneliti melihat gagak lulus dari ujian yang sulit, para peneliti bertanya-tanya apa tujuan semua kepandaian ini berfungsi, karena burung lain menjalani hidup dengan baik walaupun dengan intelijen jauh lebih sedikit? mungkinkah gagak memiliki tujuan yang lebih tinggi di alam daripada kehidupan burung yang sederhana?