Chand Baori Sumur Terdalam Abad 9

Chand Baori adalah sumur terkenal terletak di desa dekat Abhaneri Jaipur di negara bagian Rajasthan India. Candi ini dibangun pada abad ke-9 dan memiliki 3.500 langkah dengan kedalaman 100 meter. Ini adalah contoh keunggulan arsitektur yang menakjubkan di masa lalu.



























Apa Sherpa, Pria Yang 19 Kali Taklukkan Everst

Sekali saja bisa menaklukkan puncak Everest sudah luar biasa. Namun seorang warga Nepal ini bisa sampai 19 kali mendaki puncak tertinggi di dunia itu. "Super Sherpa" yang layak menjadi julukan bagi Apa Sherpa karena telah berhasil menaklukkan Puncak Everest untuk ke-19 kalinya kemarin.

Bagi Anda yang belum tahu apa itu "Sherpa", saya akan memberikan sedikit penjelesannya. Sherpa adalah profesi warga kaki pegunungan himalaya, Nepal. Tugas mereka adalah sebagai porter (pengangkat beban) bagi para pendaki himalaya. Nah, Apa adalah salah satu dari mereka.

The image “http://www.nepal-dia.de/N04-0469_Apa_Sherpa_solo_P_450.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.


Dia memecahkan rekor dunia yang telah dicetaknya tahun lalu. Dia mencapai puncak setinggi 8.850 meter itu melalui rute Southeast Ridge yang ditemukan Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay pada 1953. "Dia mencapai puncak Everest pagi ini dan berada di sana sekira setengah jam," kata Jitendra Giri dari bidang pendakian Gunung Nepal.


The image “http://www.wereldrecords.info/wp-content/uploads/2008/12/apa-sherpa1_1822.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.



Apa kemudian membentangkan spanduk bertuliskan, "Stop Climate Change, Let the Himalayas Live!" (Hentikan Perubahan Iklim, Biarkan Himalaya Hidup!) setelah mencapai puncak. Giri menambahkan, Apa dalam kondisi baik-baik saja dan sedang dalam perjalanan kembali ke base camp.

http://www.mountainmadness.com/images/7summits/everest14.jpg



"Kita sangat senang dan bergembira atas pencapaian yang telah diraih Apa. Itu akan menjadi sorotan pada isu pemanasan global yang melanda Everest dan Himalaya," ujarnya.

Para aktivis lingkungan mengatakan, gletser-gletser Himalaya menyusut cepat akibat perubahan iklim sehingga mengancam jutaan orang yang menggantungkan kebutuhan air mereka pada gletser-gletser Himalaya.

Lebih dari 3.000 orang telah mendaki Everest sejak 1953 melalui Nepal maupun Tibet. Dawa mengungkapkan, dengan dampak perubahan iklim, kini para pendaki mengalami kesulitan mendaki puncak Everest dari tahun ke tahun.

"Salju-salju yang biasa menutupi dinding gunung semakin melelah," kata dia. Tim ekspedisi Apa juga mengumpulkan sampah-sampah yang ada di Everest.

http://womanofroyce.files.wordpress.com/2009/03/mount-everest.jpg



"Kita membawa turun 5 ton sampah gunung, termasuk bekas pecahan helikopter, tenda yang rusak, kaleng, dan perlengkapan mendaki gunung," tandas Dawa. Apa pertama kali mencapai puncak Everest tahun 1990.



Dia lahir di distrik Solukhumbhu, lokasi Gunung Everest, tetapi kini tinggal di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat. Dia berharap bisa menarik perhatian internasional terhadap efek perubahan iklim di pegunungan Himalaya.

Beberapa Praktek Sihir Yang Populer

Hakikat Sihir.


Seorang yang sudah menyatakan dirinya sebagai penyihir, baik pernyataan tersebut diungkap secara terang-terangan atau secara samar-samar ( penyihir malu-malu-in ), tentunya dia mempunyai kemampuan mempraktekkan beberapa jenis sihir. Baik jenis-jenis sihir yang sudah umum diketahui awam atau jenis-jenis sihir yang bersifat khusus. Praktek sihir ini secara jujur harus diakui sangat banyak tersebar ditengah-tengah masyarakat seperti dengan memakai berbagai istilah sebagai penyamaran kegiatan prakteknya.




Dalam Al-Quran dan sunah Nabi saw, praktek–praktek sihir ini juga telah disampaikan secara nyata dan terang, bahkan Rasulullah Muhammad SAW sendiri pernah terkena gangguan sihir yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Berbagai bentuk praktek sihir tersebut diantara lain:


1.Memisahkan suami dari istrinya atau sebaliknya


hingga keduanya bercerai atau memisahkan antara dua sahabat dan kekasih yang saling mencintai.



“ …….. dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya [*]. dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat ….. (QS : Al-Baqarah : 02 : Syat 102).

[*] Berbacam-macam sihir yang dikerjakan orang Yahudi, sampai kepada sihir untuk mencerai-beraikan masyarakat seperti mencerai-beraikan suami isteri.



2. Membuat objeknya berimajinasi

bahwa dirinya melakukan sesuatu yang tidak dilakukannya atau melakukan sesuatu yang tidak disadarinya . Jenis sihir ini pernah terjadi di zaman Rasulullah saw sebagaimana hadist sahih berikut :

“ Aisyah r.a yang berkata, ” Rasulullah Saw. Pernah disihir, hingga beliau merasa yakin telah mendatangi istri-istrinya, padahal kenyataannya tidak.” ( HR Bukhari )

Sufyan berkata, ” Jenis sihir ini adalah yang paling berbahaya. ”



3. Benda mati yang bisa berbicara

dengan meminta bantuan dari jin dan atausetan. Jenis ini disebutkan dalam Al-Quran, contohnya adalah patung sapi yang telah dibuat oleh Samiri pada zaman nabi Musa As



4. Meminta bantuan jin dan setan

untuk menggerakkan atau tidak menggerakkan sesuatu benda atau mempengaruhi orang lain seperti menimbulkan kegilaan, hasrat dan keinginan yang luar biasa pada seseorang dengan perantara bacaan-bacan matera atau doa-doa tradisional seperti :

  • Membuat kendaraan tiba-tiba tidak bisa berjalan padahal kondisi kendaraan terebut dalam kondisi baik.

  • Seorang laki-laki yang sangat tergila-gila pada seorang perempuan dan atau sebaliknya.

  • Menirukan tingkah laku hewan yang dilihat dan ditemuinya seperti bertingkah seperti kuda, monyet, ular, kambing dll

  • Mendatangkan, menolak, memindahkan hujan


( Jenis ini, pada zaman sekarang masih ada. Pada zaman sekarang, bebarapa jenis sihir ini dikenal dengan gendam, susuk, pelet, pengasihan, penunduk, penglaris membangkitkan aura, penipuan dengan metoda hipnotis dan istilah-istilah lain )



5. Masuknya jin atau setan ke dalam raga seseorang .

Seorang wanita pernah mendatangi Nabi Saw. Dan berkata,” Wahai Rasulullah sesungguhnya anakku telah kesurupan dan itu biasa terjadi ketika kami sedang makan siang atau makan malam.”Maka Rasulullah pun mengusap dada anak tersebut dan mendoakannya. Lalu anak itu pun muntah, dan dari mulutnya keluar sesuatu seperti anak anjing berwarna hitam, lalu berjalan “. (HR : Ibnu Abbas )



6. Menyimpan media sihir

di suatu tempat yang tersembunyi atau tidak diketahui oleh obyeknya, contohnya seperti yang dilakukan oleh seorang Yahudi yang telah menyihir Rasulullah Saw yang bernama Lubaid bin al-A’shom yang telah menyimpan beberapa helai rambut beliau dan sisirnya di sumur Dzarwan di Madinah. ( Zaman sekarang jenis sihir ini dikenal dengan santet, tinggam, teluh yang semua itu bertujuan untuk mencelakai orang lain )



7. Memasukkan atau menambahkan dan mencampur ramuan-ramuan sihir kedalam minuman atau makanan untuk diberikan kepada seseorang yang ingin dicelakai. Biasanya ramuan-ramuan sihir tersebut berupa benda-benda kotor dan najis yang berasal dari tempat-tempat yang kotor seperti kotoran manusia yang dikeringkan



8. Membuat seorang suami tidak mampu menggauli istrinya.

Pada zaman sekarang jenis sihir ini banyak dipraktekkan oleh para pelacur untuk menjerat korbannya yang kaya dan berkantong tebal



9. Mengubah bentuk materi suatu benda dengan kekuatan imajinatif

yang dimiliki seorang penyihir dan menampakkannya melalui bantuan kekuatan sihirnya di mana roh penyihir tersebut mampu menguasai roh orang-orang yang menyaksikannya. Perubahan itu biasanya berlangsung dalam waktu yang terbatas. Myrazano pernah menyaksikan jenis sihir ini yaitu sihirmerubah setumpuk kayu menjadi babi dan merubah beberapa ekor anjing menjadi babi sehingga anjing-ajing itu saling serang. Menurut anjing-anjing itu yang diserangnya adalah babi ( barangkali )



10. Memanfaatkan benda-benda tertentu ( benda pusaka )

sebagai mendia dalam bekerja sama dengan jin untuk tujuan-tujuan tertentu Demikian garis besar praktek-praktek sihir yang sekarang masih pupuler dilakukan oleh orang-orang kafir dan manusia-manusia fasik ( sebagian diantara penyihir itu mengaku sebagai ustadz ). Kalaulah ada beberapa jenis ilmu sihir yang lain yang tidak termuat dalam postingan ini, pada umumnya masih sejenis dengan apa yang telah disebutkan diatas. [ Kajian Umum )

Cara Mengurangi Kadar Formalin Pada Makanan

Bagi mereka yang suka makan makanan yang tahan lama seperti ikan asin, cumi asin, tahu, mie dan lain-lainnya mungkin tips ini bisa membantu:

Menurut Dra. Sukesi M.Si, seorang Dosen Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITS, untuk mengurangi kandungan formalin dalam makanan yang telah diawetkan dengan formalin, berikut ini ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengurangi kandungan formalin tersebut dalam makanan yang bersangkutan dengan boleh dibilang tanpa biaya tambahan apapun, hanya dengan bagaimana cara memperlakukan bahan makanan itu sebelum dikonsumsi. Berikut ini adalah cuplikan percakapannya:“Saya tertarik untuk mencoba mencari bagaimana mengurangi kadar formalin dalam makanan semata karena ternyata penggunaan bahan pengawet yang di larang itu sudah sedemikian memasyarakat,” katanya.

Apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan kadar formalin atau deformalinisasi?

Cukup mudah kata Kesi menjelaskan. Dalam siaran pers yang dikeluarkan ITS, ia menjelaskan untuk proses deformalinisasi ikan asin, dapat dilakukan dengan cara merendam ikan asin tersebut dalam tiga macam larutan, yakni: air, air garam dan air leri.

“Perendaman dalam air selama 60 menit mampu menurunkan kadar formalin sampai 61,25% dan dengan air leri mencapai 66,03% sedang pada air garam hingga 89,53%.

Ini artinya hanya dengan perlakuan dan pengetahuan yang baik sebelum dikonsumsi maka kadar formalin akan berkurang,” katanya.

Memang, tambahnya, kita tidak dapat menghilangkan hingga 100% kadar formalin yang ada. Tapi paling tidak dengan makin berkurangnya kadar formalin dalam bahan makanan itu, maka untuk mengkonsumsinya akan relatif lebih aman.

“Saya tidak mengatakan formalin itu aman digunakan sebagai pengawet, tapi mengurangi kadar formalin dalam bahan makanan yang mengandung formalin menjadi penting untuk diketahui dan dipahami,” katanya.

Bagaimana dengan tahu?

“Sedikitnya ada tiga cara penanganan untuk mengurangi kadar formalin, direndam dalam air biasa, dalam air panas, direbus dalam air mendidih, dikukus kemudian direbus dalam air mendidih dan diikuti dengan proses penggorengan,” katanya. Hasilnya, katanya melanjutkan, berbeda-beda, terbaik merebusnya dalam air mendidih kemudian di ikuiti dengan proses penggorengan.



“Sedang untuk mie proses deformalinisasi terbaik adalah dengan cara merendam dalam air panas selama 30 menit, dimana hasilnya dapat menghilangkan kadar formalin hingga mencapai 100%.”

Adapun pada ikan segar, dapat dilakukan dengan merendam dalam larutan cuka 5% selama 15 menit,” katanya.